Efek Mobil Jika Tekanan Angin Keempat Ban Berbeda

Kecelakaan lalu lintas merupakan kejadian antara mobil dan motor yang saling bertabrakan satu sama lain, menabrak sebuah benda mati dan manusia yang dapat menyebabkan kerusakan benda, korban luka-luka sampai kematian. Kecelakaan lalu lintas merupakan kejadian yang tidak dapat diprediksi dan dilakukan secara ketidaksengajaan. Kecelakaan dapat terjadi jika pengemudi merasa mengantuk, bermain hp, jalanan rusak, kurangnya lampu jalan, kurangnya rambu lalu lintas, cuaca saat hujan deras atau gempa bumi, dan kondisi mobil tersebut. Kondisi pada ban mobil untuk melakukan perjalanan jarak dekat atau jarah jauh menjadi hal yang paling penting untuk keselamatan dan kenyamaan pengemudi saat berkendara.

Penyebab terjadinya kecelakaan dijalan raya 80% biasanya disebabkan oleh masalah ban. Ban merupakan salah satu hal yang paling penting pada kendaraan sebelum melakukan perjalanan. Ban depan memiliki fungsi untuk mencengkram dan ban belakang memiliki fungsi sebagai tempat tumpuan saat tikungan. Walaupun ban pada umumnya terlihat sama, tetapi harus memilih ban dengan kualitas terbaik untuk mendapatkan keamanan yang maksimal.

Tekanan angin pada ban sebuah mobil memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap keseimbangan dan keamanan saat berkendara. Saat berkendara dengan kencang dijalan tol, akan sangat berpengaruh terhadap kondisi ban tergelincir atau pecah yang akan mengakibatkan kecelakaan beruntun. Sebelum melakukan perjalanan, tekanan angin pada ban harus diperiksa untuk meminimalisir kerusakan setidaknya satu minggu sekali dengan menggunakan alat ukur tekanan ban.

Tekanan angin pada ban umumnya berkisar antara 28 psi sampai 32 psi tergantung pada jenis mobil. Jika berkendara dengan kurangnya tekanan angin akan mempengaruhi kendali saat permukaan basah dan dapat tergelincir. Berkendara dengan tekanan angin yang kurang dapat menyebabkan ban menjadi panas sampai pecah. Selalu siapkan ban mobil cadangan untuk berjaga-jaga ketika ban tersebut melakukan kerusakan.

Jika memiliki tekanan angin yang kurang pada ban dapat menyebabkan kecelakaan, ban lebih cepat botak karena pengikisan dengan kondisi kempes, ban mudah meletus, lebih boros bahan bakar, kurangnya cengkraman yang kuat, tarikan menjadi lebih berat, dan usia penggunaan ban lebih cepat. Kurangnya tekanan angin pada ban mobil juga dapat dipengaruhi karena muatan melebihi kapasitas mobil akan menyebabkan ban kempes dan pecah.

Oleh karena itu, tekanan angin pada keempat ban sangat berpengaruh besar terhadap keamanan saat berkendara. Jika salah satu ban yang tidak memiliki tekanan angin yang tepat dapat membuat ketidakseimbangan saat berkendara. Tekanan angin pada ban harus selalu sesuai dengan standar, tetapi tidak boleh juga melebihi standar karena memiliki efek yang buruk terhadap ban.

Nah maka dari itu nih Ottoman kalian harus lebih memperhatikan tekanan angin ban mobil kalian. Kalau kalian sering menggunakan mobil setuap hari, baiknya minimal 1 minggu sekali kalian harus melakukan pengecekan tekanan angin ban.

×

Hallo!

Klik perwakilan kami di bawah untuk mengobrol di WhatsApp atau mengirim email ke [email protected]

× LIVE CHAT WA